MASIGNASUKAv102
6510051498749449419

Filosofi Pohon Bambu

Filosofi Pohon Bambu
Add Comments
Selasa, 05 Februari 2019



Filosofi Pohon Bambu
Kawan, tahukah bahwa bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama
Kawan, walau setiap hari bambu itu kau siram, kau pupuk. Tumbuhnya tetap beberapa puluh centimeter saja
Akan tetapi, setelah 5 tahun.
Janganlah engkau terkejut bila pertumbuhannya sangat dasyat dan ukurannya tidak lagi centimeter melainkan meter.
Kawan
Tentu timbul pertanyaan. Sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu?
Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dasyat pada akar (bukan) pada batang. Sang pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat agar ia bisa menopang batangnya yang tinggi menjulang berpuluh meter pada kemudian hari.
Kawanku
Dari uraian di atas tentu ada pesan moral yang bisa kita ambil.
Yaaaa, jika kita mengalami suatu hambatan dan kegagalan. Bukan berarti kita mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri kita.
Ketika kita lelah dan hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Jangalah sekali pun terbesit pupus harapan.
Ada pameo yang mengatakan "the hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth's gravitty" yang artinya kurang lebih "bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi"
Kawan
Demikian pula dengan kita. Bagian terberat dari sebuah kesuksesan adalah pada saat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & penuh tekanan.
Namun, bila kita dapat melewati batas tertentu, sesurgguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan dan kebebasan dari tekaran dan beban.
Kawan, sayangnya terkadang kita menyerah pada saat tekanan dan beban dirasakan terlalu berat. Yaaa, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosfir.
Kawan
Buya Hamka pernah berkata," Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekadar kerja, kera juga bekerja.
Ha ha ha ha ha
Kawan
Marilah kita belajar pada pohon bambu
Perhatikanlah
Pohon bambu akan merunduk bila ditiup angin kencang. Akan tetapi, setelah angin kencang berlalu dia akan tegak kembali. Yaaa, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan dan rintangan.
Kawan
Jadilah seperti pohon bambuuuuuuuuuu
Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kepada kita agar sikap hidup kita berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup.
Badai, topan menerpa.....ha ha ha tak akan mampu menghentikan langkah kita
Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh
Tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan
Karena
Bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.
Kawaaaaaaaan
Pastikanlah dalam menjalani hari-hari ke depan
Kita harus yakin hidup kita akan menjulang tinggi dan menjadi pembawa berkah dan hidayah bagi sesama
SEPERTI
POHON BAMBU